FuckinMantan

Mantan? Dengar kata mantan saja aku sudah muak. Mantanku selalu mengkhianatiku. Selaluuuuuu saja selingkuh.

Mantanku yang pertama, dia selingkuh sama teman sekelasku sendiri. Padahal temanku tahu kalau aku masih sama dia. Sampai – sampai mereka kepergok pacaran di kelas berdua saat sekolah sudah bubar.

Mantanku yang kedua, dia mentigakan aku. Dan hebatnya dia bisa membagi waktu kencan dengan selingkuhan – selingkuhannya juga denganku. Hebatnya lagi, ternyata selingkuhan – selingkuhannya itu teman seangkatan. Pantas saja dia tak pernah keluar kelas saat istirahat. Takut disamperin selingkuhannya kalik. Dan bencinya, dia seenaknya bicara yang tidak benar tentangku ke selingkuhan – selingkuhannya. Babik kan kalo gitu! Sampai – sampai aku mencoba untuk meluruskan semua ke selingkuhan – selingkuhannya, aku mencoba berbicara pada mereka. Bahkan mereka tak tahu kalau mereka sedang ditigakan. Jika saja mereka tak aku ajak berkumpul, mereka akan selamanya diboongi. Dari situ, salah satu dari mereka minta putus, yang satu masih bertahan, dan aku? Aku menunggu untuk diputus. Aku lebih lega diputus daripada mutusin. Tak ada beban, tak ada penyesalan juga. Akhirnya suatu ketika dia minta putus, aku senang dia mutusin aku. Tapi akhir – akhir ini aku mendengar kabar kalau si cewek yang satu lagi diputusin, katanya si cewek selingkuh sama teman kuliahnya. Aaaaaaa aku bahagiaaaa. Akhirnya dia dapet karma juga wkkwkwk.

Mantanku yang ketiga malah lebih parah lagi, bagaimana tidak? Aku yang jadi selingkuhannya setelah aku tahu ada cewek yang nge-message aku lewat jejaring sosial. Dan itu perkataannya sangat buruk, dikiranya aku yang rebut-rebut cowok orang. Enak saja kalau ngomong. Aku tak pernah merebut cowok orang, salahin aja itu pacar kamu yang ganjennya setengah mati, sok ganteng, suka manfaatin orang! Begonya aku yang mau sama orang seperti itu, aku tak mengerti. Serasa kena hipnotis. Tiap dekat dengannya, apapun yang dia minta pasti aku turutin. Walaupun sebenarnya aku tak mau, tapi entah kenapa tangan dan kakiku tak bisa singkron dengan apa yang ada dipikiranku. Bahkan ketika dia meminta untuk mengakhiri semuanya, aku tak mau. Sebenarnya aku tahu, aku selalu sakit ketika bersamanya. Tiap malam marahan, paginya baikan, begitu terus tanpa henti. Sampai aku dibilang cewek murahan. Pacaran sama dia itu kaya mau mati! Saat itu aku sudah tak tahan dengan sikap dia yang seperti itu, akhirnya ketika dia meminta putus, aku mengiyakan dengan lantang. Cukup pacaran satu minggu dengan putus nyambung tiga kali. Cukup, aku tak mau balikan lagi dan memberinya kesempatan. Dan begonya dia dengan bangga menceritakan dia dapet kerja dengan gaji yang wow abis, kalian tahu pekerjaan apa itu? ya, dengan muka bahagia, dia menceritakan dia bekerja sebagai lelaki penjual tubuh wanita. Bayangkan saja gimana shock-nya aku saat itu. Tapi tapi tapi, aku bersyukur syudah lepas dari manusia itu hahahaha. Mantanku BGST semua!

4 thoughts on “FuckinMantan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s