Penikmat Senja

Aku penikmat senja, dengan syair syair lagu beralunan gitar akustik
Aku penikmat senja, dengan tatapan hangat melihat matahari merah
Aku penikmat senja, dengan angin menerpa tubuhku ringan
Aku penikmat senja, dengan menanti pujaan hati yang tak kunjung datang.
Berjalan untuk menemukanmu. Bersenandung lirik dalam sepi

“Kucari kamu dalam setiap langkah dalam ragu yang membisu”

Tak tau jalan mana yang harus kupilih saat dipersimpangan. Senja ini masih kunikmati. Bermandikan sejuta cahaya merah.

Hay senja, katakan padanya aku merindukannya.
Masih tak kudapati kamu saat aku pilih jalan bercabang lima menit lalu.
Senja yang mulai hilang. Lonceng yang berdentang ringan saat angin menerpa.
Senja yang mulai hilang, memudar hitam. Seketika itu aku menemukanmu. Pilu. Melihatmu dengan seseorang. Rindu ini lara.
Aku kembali dengan hati memerah darah.
Kamu penikmat senja dengan seseorang disampingmu, yang bukan aku.

Advertisements